Nov 25, 2008

festifal band (cerpen)

Pagi ini, kuhirup udara pagi yang segar, kubuka jendela kamarku di lantai 2 dan terlihat di belakang rumahku pemandangan yang indah. Gunung – gunung yang menjulang tinggi kulihat para petani mulai membawa cangkulnya dan pergi kesawah yang mulai menguning. Aku tertegun sejenak dan kulihat jam dinding kamarku sudah menunjukan jam 05.45 WIB dan akupun mulai bergegas mengambil handuk biruku dan mulai melangkah kekamar mandi, selesai mandi dan berpakaian, aku pun sarapan dan meminum susu yang telah di sediakan bik inah.

Kemudian aku pun mulai melihat keluar ternyata motor kesayangan ku telah bersih di cuci mang adi, dan kini lagi di panaskan, terkadang aku merasa berdosa telah membuat orang terkejut akibat knalpot racingku, dan terkadang mereka sering mengutuk serta mencaci maki motor ku, dan sering kali aku dimarahi ayah karma kebandelan aku ini.

Jam 6.54 WIB aku berangkat dan setelah sampai di sekolah, aku melihat pak edi, satpam sekolah ku lagi mengawasi parkiran dan pak budi lagi memarkirkan vesvanya dan kulihat bu warni membawa buke matematikanya ke kelas ku, dan ternyata aku hamper terlambat. Secepatnya aku pun berlari ke kelasku yang berada di tingkat 3 dan aku sapa bu warni sambil melewatinya, dan sesampainya di kelas ku langsung duduk di tempat biasanya di depan guru bangku nomor 2 dan juga di samping andi tentunya, andi adalah teman main ku dan sekaligus gitaris band ku yang bernama The Silverguns.

Aku punya band yang bernama The Silvergun yang beranggotakan aku sebagai vocalis dan gitar pendamping , andi sebagai gitaris ku, jimmy bassis dan juga backing vocal yang memeiliki suara yang hamper sama ma aku, dan ipank drummer punk dari bali, yang ikut orang tuanya kerja di pekanbaru dan yang tak kalah pentingnya bang ajis yang menjadi manager kami yang sering membantu kami baik berupa moril atau pun materil .

Band kami sudah tiga tahun berdiri dan sering manggung di acara – acara festival dan pensi di sekolah – sekolah dan berbagai tempat dan The Silvergun mulai di kenal namanya di media sewaktu kami memenangkan A mild band unik pada tahun 2007 di pekanbaru. Padahal kami semua baru berumur sekitar 17 – 18 tahun tapi itu adalah salah satu factor yang membuat kami menjadi band yang unik dan kren. Sesuai namanya yang keras The Silvergun juga memiliki aliran yang tak kalah keras yaitu aliran punk rock dan terkadang di padukan dengan guitar skill dari aku dan andi yang sering membuat panggung meriah.

Saat belajar aku bertanya pada andi , “ndi, giman nanti jadi kan nge-jam ? soalnya besok kan kita dah tampil di festival motor super Indonesia “, Tanya ku.

“ iya donk , kita akan bawain lagu bukan pahlawan aja yang simple tapi kita masukkan gitar skil yang kita buat kemari “, katanya sambil mengerjakan soal matematika dari bu warni.

“ ok , sip lah , gue setuju tapi gima dengan anak – anak lainnya ?”,kataku setuju .

“ oh mereka dah setuju kok malahan ini idenya jimmy “,kata andi lagi.

Dan setelah pulang sekolah kami langgsung menuju basecamp dan langsung masuk ke studio dan aku melihat bang ajis sudah menunggu kedatanggan kami dan mulai memberi pengarahan untuk kami. Dan kami pun dengan segera memulai latihan kami. Tak terasa ternyata jam sudah menunjukkan jam setengah lima sore dan kami segera mengakhiri latihan kami dan saling pulang ke rumah masing – masing. Sampai rumah aku langsung mandi dan kemudian seperti biasa aku duduk di teras luar sambil minum jus jeruk kesukaan ku yang dibuatkan sama bik inah.

Esok hari pun tiba , malam minggu ini kami akan menampilkan suatu yang beda karma denger – denger katanya ada produser rekaman yang dating dan akan mencari bibit band baru. Dan kami semua berharap akan bertemu dan diajak sama produser itu rekaman , karma itu merupakan cita-cita kami semua.

Dari rumah aku berpamitan kepada ayah dan ibu ku , dan ayah ku berpesan jangan terlalu malam pulang. Dan akupun menyandang gitar listrik ku yang berwarna hitam metallic yang menjadi suatu kebanggaan tersendiri bagi ku. Dan aku pun mulai menge-gas motor ninja ku ke Gor Motor Musik dan setelah sampai aku melihat bang ajis , jimmy , dan andi. Ternyat ipank drummer kami belum datang juga .

Dan ternyata kami mendapat nomor undian 16 dan kami lihat peserta nomor 1 sudah turun dari panggung, namun ternyata ipank belum juga dating dan kami pun hanya bias menunggu dan berharap dia datang dan kami mulai manggung dengan membawaan lagu yang akan membawa penoton menjadi mood mendengarkan musik. Namun ternyata ipank belum juga datang dan sampai pada peserta ke 7 telah turun dari panggung.

Kemudian aku memutuskan untuk menelponnya dan ternyata dengan cepat diangkat olehnya.

“ hallo “ jawabnya.

“ hallo pank gimana sih . kamu dimana neh , kami dah resah nungguin kamu .” kata ku agak marah kepada ipank.

“ aku age mikirin gimana caranya keluar neh . soalnya ayah ku tak mengijin kan aku keluar neh “ jawabnya .

“ wah terus gimana dunk ? “ kata ku tanpa mengharapkan jawabannya.

“ sorry aku minta maaf banget neh ? “ katanya.

Kami bingung dan putus asa dan setelah itu kami hanya bias menonton peserta 11 main di Gor itu, tapi setengeh jam kemudian HP ku berdering dan kulihat ternyata ipank yang memanggil ku. Lalu aku angkat cepat dan tak berharap apa – apa.

“ gimana pank ? “ kata ku ke ipank.

“ben aku di depan gor neh , kalian diman ? , masih ada kesempatan kan ? “ katanya mengejutkan kami.

“ ya kami di samping dekat pamplet yang berwarna hitam dan ada bendera warna putih dan biru di atasnya” ,jawabku cepat.

“ ok tunggu ya “ kata ipank dan langsung mematikan hp nya .

Dan kami pun bersiap – siap akan kedatangan ipank dan langsung menuju panggung dan mulai menampilkan musik yang telah kami latih kemarin sore, ternyata penonton begitu antusias melihat gitar skill kami dan apa lagi setelah kami selesai membawakan “Bukan Pahlawannya Superman is dead “ . dan kami puas banget telah berhasil mengundang penonton menikmati lagu yang kami bawakan.

Dan setelah itu kami di sambut oleh dua orang yang dewasa yaitu bang ajis dan om danu yaitu omnya ipank. Dan yang lebih mengejutkan lagi ternyata om danu adalah seorang produser rekaman yang akan datang mencari band baru yang akan menjadi band andalannya. Dan ternyata om danu telah berbicara dengan bang ajis tentang kontrak band ku yang akan di kontrak untuk rekaman tahun depan dan menjadi band pembukaan pada konser band “Gunslinger” yang kini menjadi band yang besar dan terkenal setelah rekaman dengan om danu.

Setelah itu dengan merasa puas kami pun pulang dengan rasa gembira dan aku langsung mengabarkan ayah dan ibuku dan ternyata ayah sangat mendukung dan malam itu merupakan malam terindah bagi ku , Thank’s my night .

May 26, 2008

Superman Is Dead - Musuh dan sahabat


C5 G5 F5 C5

Berdiri tegak menantang tak pernah menyerah tak mau mengalah

C5 G5 F5 C5

Berdiri tegak menantang tak perduli setan engkau kan kulawan
C5 F5 D5 G5

Kau pikir kau slalu benar engkau yang terhebat mendekati tuhan


(Fig1)

C5 F5 D5 G5

Tapi kau tak pernah tahu tentang kehidupanku apa yang kulalui

F5 G5 C5 B5 A5 G5 F5 G5

Semua omong kosong dan perbuatan pengecutmu kan membuatmu menghilang
C5 G5 F5 C5

Langkahku kan menginjakmu habisi tawamu cumbui pacarmu

C5 G5 F5 C5

Berdiri tegak menantang tak pernah menyerah tak mau mengalah
C5 F5 D5 G5

Bekerja siang dan malam coba hidupi diri terkadang frustasi


(Fig1)

C5 F5 D5 G5

Saat duniaku tertawa dan dipenuhi bintang terkadang menghilang

F5 G5 C5 B5 A5 G5 F5 G5

Tapi kau slalu ada disaatku merasa lemah jangan pernah menghilang
C5 G5 F5 C5

Langkahku tak berarti tanpamu kegembiraan ini takkan pernah ada

C5 G5 F5 C5

Berdiri tegak menantang arah dan kau sahabatku mari kita bersulang

Superman Is Dead - Bangkit & Percaya


Words and music ~jrx

Kubertanya pada bintang ketika ia padam ,
arti hidup yang kita jalani
Kebencian yang takkan pernah mengering
Hilang semua, Tuhan kau ada dimana…
Amarah yang tak tertahan,
kematian langitpun hitam
Atas nama cinta dan harapan yang tenggelam
Ku kan bangkit, dan percaya….

Oooh, segenggam harapan
Takkan pernah menyerah,
terus kubertahan
Sampai ini berakhir, dengarkan hatiku
Kita semua berbeda, tak pernah ku menginjakmu.
Kulihat jelas kepedihan di matamu,
jalan gelap lalui bersama
Dan sahabat ia pergi meninggalkan ku
Kan kukenang sampai nafasku berakhir
Gelapnya dosa dunia, matahari akan bersinar
Atas nama cinta dan harapan yang tenggelam
Ku kan bangkit, dan percaya….

Oooh, segenggam harapan
Takkan pernah menyerah, terus kubertahan
Sampai ini berakhir, dengarkan hatiku
Kita semua berbeda, tak pernah ku menginjakmu.
Hilangkan kebencian.
Tak pernah ke menginjakmu.